Perintah Dasar Linux Mint


Perintah Linux beserta kegunaannya

cd x atau cd /x = masuk ke direktori x
cd .. atau cd ../ atau cd/.. = pindah ke direktori satu level di bawah
x lalu [tab] [tab] == berguna untuk mengetahui perintah apa saja yang tersedia yang berawalan huruf x
adduser = untuk menambahkan user baru
ls atau dir = untuk melihat isi suatu direktori
cat = untuk melihat isi dari suatu file text
mv x y = untuk memindahkan atau merename file x ke file y
cp x y = untuk mengkopi file x ke file y
rm x = untuk menghapus file x
mkdir x = untuk membuat direktori x
rmdir x = untuk menghapus direktori x
rm -r x = untuk menghapus direktori x beserta seluruh isinya
rm p = untuk menghapus paket tertentu
df atau df x = untuk mengetahui space kosong dalam device x
top = untuk mengetahui status memori (tekan q untuk quit)
man x = untuk mengetahui keterangan manual dari suatu perintah
less x = untuk melihat isi dari suatu file text
echo x = untuk mencetak isi dari suatu file x ke screen
mc = untuk menghidupkan Norton Commander dalam Linux (sangat berguna dan memudahkan bagi newbie)
mount = untuk menghidupkan suatu device spt cdrom
halt = untuk shutdown
reboot atau [ctl + alt + del] = untuk reboot

—- read —-
chmod = untuk mengubah permission suatu file
ls -l x = untuk melihat isi suatu direktori secara rinci
ln -s x y = untuk membuat link dari suatu file x ke file y
find x -name y -print = untuk menemukan file y, dengan mencari mulai dari direktori x dan tampilkan hasilnya pada layar
ps = untuk melihat seluruh proses yang sedang berjalan
kill x = untuk mematikan proses x (x adalah PID di dalam ps)
[alt] + F1 – F7 == untuk berpindah dari terminal 1 – 7 (ciri khas Linux)
lilo = untuk membuat boot disk

startx = untuk menjalankan X-Windows
[ctl] + [alt] + [backspace] == untuk keluar dari X-Windows jika terjadi trouble
[ctl] + [alt] + F1 – F6 = untuk pindah dari satu terminal ke terminal lain dalam X-Windows
xf86Config = untuk mengeset X (primitif) dalam text mode
Xconfigurator = sama seperti di atas

A. Mengenal Linux

Linux (LINus UniX) merupakan sebuah sistem operasi yang dibuat oleh Linus Torvalds yang
terispirasi oleh Minix (MIni uNIX). Minix merupakan sebuah sistem operasi kecil yang dikembangkan
oleh Andrew S Tanenbaum. Pada awalnya Linux merupakan sebuah proyek hobi yang dikerjakan
oleh Linus Torvalds, remaja 21 Tahun yang kuliah di universitas Helsinki Finlandia. Linux versi 0.01
dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991 yang kemudian diposting ke mailing list comp.os.minix,
dengan maksud menawarkan sumber kode dari apa yang telah dia buat dan mengundang para
programmer lain untuk berpartisipasi dalam proyek tersebut.
Pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi dari Linux yaitu versi 0.02 yang
hanya dapat menjalankan GNU/BASH (GNU Bourne Again Shell) dan GNU/GCC (GNU C Compiler).
Linux versi pertama dirilis pada tanggal 14 Maret 1994, setelah tiga tahun mengalami masa
pengembangan yang dilakukan oleh banyak programmer dari seluruh dunia. Saat ini Linux yang
biasanya dipaket dengan program-program dari proyek GNU ataupun program-program lain dan
dibundle dengan sebutan “distro Linux” merupakan sebuah sistem operasi turunan dari UNIX yang
lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan perangkat lunak, multimedia, pekerjaan
kantor dan lain sebagainya. GNU sendiri merupakan sebuah proyek yang didirikan oleh Richard M
Stallman (RMS) pada tahun 1984, yang bertujuan untuk membuat sistem operasi lengkap bergaya
UNIX yang bebas bagi masyarakat.
Untuk penggunaan sehari-hari, pengguna dapat memilih distribusi Linux (Distro) yang telah
banyak dikenal, seperti Debian, RedHat, Slackware, Mandriva, SuSE, Gentoo, Ubuntu, Kubuntu dan
ratusan distro lainnya yang masing-masing mempunyai kekurangan dan kelebihan sendiri-sendiri.
Perbedaan mendasar dari sebuah distro adalah paket-paket yang disertakan ataupun manajemen
paketnya akan tetapi dari perbedaan tersebut masih tetap menggunakan kernel Linux yang sama .

*.Pengenalan Linux (Mint)

Modul Praktikum Pengantar Teknologi Informasi 2
Hirarki paling atas dari file sistem linux adalah root direktori (“/”) dimana root direktori ini bisa
kita kita umpamakan drive C pada windows. Linux tidak mengenal istilah drive seperti halnya pada
windows. Root direktori ini memiliki sejumlah anak cabang yang disebut dengan direktori. Setiap
direktori yang berada pada direktori lain disebut sub-direktori. Dari contoh gambar di atas root
direktori mempunyai 4 sub-direktori dan dan masing-masing sub-direktori tersebut juga mempunyai
sub-direktori lagi. Misalnya file Volume.cpp dari gambar di atas bila dipanggil dari root direktori
menjadi /home/alit/Volume.cpp. Tapi bila dipanggil dari direktori /home/ menjadi alit/Volume.cpp
dan bila dipanggil dari direktori /home/alit/ cukup dengan Volume.cpp.
Biasanya setiap direktori yang berada di bawah root direktori mempunyai karakteristik sendirisendiri,
meskipun hal ini tidak mengikat. Karakteristik direktori tersebut pada umumnya adalah
sebagai berikut:
ž bin
Direktori ini berisikan program-program penting yang diperlukan oleh sistem seperti shell
dan perintah file sistem seperti ls, cp dan yang lainnya. Setelah instalasi, direktori /bin ini
biasanya tidak mengalami perubahan kecuali kita melakukan upgrade suatu paket program.
ž boot
Direktori ini berisikan file-file yang digunakan oleh LILO (LInux LOader) ataupun GRUB
(GRand Unified Bootloader) untuk melakukan booting saat komputer dinyalakan. Direktori
ini juga mengalami sedikit perubahan setelah instalasi.
ž dev
Di linux segalanya diperlakukan sebagai file, bahkan perangkat hardware seperti port serial,
harddisk, dan scanner. Pada saat kita akan mengakses perangkat ini, sebuah file khusus
diperlukan. File ini adalah adalah device node. Semua device node ini disimpan pada
direktori /dev.
ž etc
Direktori ini menyimpan file-file konfigurasi dari sistem. Semua file konfigurasi dari X
Window, database user, sampai skrip sistem startup. Para administrator akan sangat familiar
dengan direktori ini.
ž home
Linux adalah sistem operasi multiuser (banyak user). Setiap user pada sistem diberikan
sebuah account dan sebuah direktori unik sebagai tempat untuk menyimpan file pribadi.
Direktori ini disebut direktori home dari user. Direktori /home ini biasanya dijadikan lokasi
default direktori home dari user.
ž lib
Librari (pustaka) sistem yang diperlukan untuk operasi dasar disimpan di sini. Librari C,
dynamic loader, librari ncurses, dan modul kernel termasuk di dalamnya.

Pengenalan Linux (Mint)
Modul Praktikum Pengantar Teknologi Informasi 3
ž media
Direktori ini menyimpan mount point sementara untuk harddisk dan removable disk. Pada
direktori /media ini kita bisa menemukan CD/DVD-ROM, floppy disk dan flash drive.
Sebelum ada direktori /media, semua mount point ini biasanya diletakkan di direktori
/mnt.
ž mnt
Sama seperti direktori /media, direktori /mnt ini menyimpan mount point sementara
untuk harddisk dan removable disk. Tetapi setelah terdapat direktori /media, semua
mount point sementara dipindahkan ke direktori tersebut.
ž opt
Paket aplikasi pilihan. Ide di belakang pembuatan direktori /opt adalah sebagai tempat dari
paket aplikasi terinstal (/opt/paket_aplikasi). Hal ini akan memudahkan kita di
dalam menghapus aplikasi yang telah terinstal. Namun pada umumnya aplikasi yang terinstal
diletakkan pada direktori /usr.
ž proc
Ini adalah direktori yang unik. Direktori /proc ini sebenarnya bukan bagian dari file sistem,
melainkan sebuah file sistem virtual yang menyediakan akses ke informasi dari kernel.
Berbagai macam informasi yang kernel ingin kirimkan, disampaikan kepada kita melalui file
yang terdapat pada direktori /proc ini. Demikian juga sebaliknya.
ž root
Administrator pada linux dikenal dengan istilah root. Direktori home dari root ini adalah
/root sebagai pengganti dari direktori /home/root. Alasan kenapa direktori home dari
root dipisahkan dari direktori home dari user biasa adalah untuk memudahkan root di
dalam melakukan login jika seandainya direktori /home terletak pada partisi yang berbeda
dengan / dan statusnya tidak ter-mount.
ž sbin
Program penting yang dijalankan oleh root dan program yang dijalankan sistem saat proses
booting disimpan di sini. User biasa tidak akan mejalankan program pada direktori /sbin
ini.
ž tmp
Lokasi penyimpanan sementara. Semua user memiliki hak baca dan tulis terhadap direktori
/tmp ini.
ž usr
Ini adalah direktori terbesar pada sistem linux. Hampir semuanya terdapat di sini, program,
dokumentasi, source code dari kernel, dan sistem dari X Window. Ini adalah direktori yang
paling sering digunakan sebagai tempat dari program yang terinstal.

*. ž var
File-file log sistem, cache dari data, dan file-file program terkunci tersimpan pada direktori
/var ini. Direktori ini menyimpan file-file yang sering berubah.
C. Perintah-perintah Dasar Linux
Sebagai sebuah sistem operasi yang berbasiskan Unix, Linux memiliki perintah-perintah yang
bisa kita eksekusi melalui Terminal. Terminal merupakan aplikasi command line pada Linux. Kurang
lebih seperti command prompt pada sistem operasi Windows. Beberapa perintah dasar tersebut
diantaranya:
· cat
Perintah cat ini menampilkan isi dari suatu file ke standart output (stdout).
Sintaks :
$ cat
Contoh :
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$ cat test
Ini hanya sebuah test….
Hehehe….
Selamat Belajar…..
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$
cat dapat juga digunakan untuk memasukkan sebuah isi dari suatu file ke dalam file yang
lain.
Sintaks :
$ cat file1 file2 file3 > file4
· clear
Perintah clear ini mirip dengan cls pada DOS yang gunanya membersihkan layar.
Sintaks :
$ clear
· cp
Mirip dengan copy pada DOS, perintah cp ini berfungsi mengkopi file.
Sintaks :
$ cp [option] file /dir/path/
Untuk lebih jelas silahkan dibaca pilihan-pilihannya dengan menjalankan :
$ cp –help
· cut
Perintah cut mendefinisikan suatu file yang berisi data berdasarkan kolom.
Sintaks :
$ cut [option] file
Contoh : kita akan cut file test dari kolom 1-7.
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$ cut -c 1-7 test
Ini han
Hehehe.
Selamat
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$
Dari contoh dapat terlihat bahwa cut hanya menampilkan isi dari file test dari kolom 1 – 7.
· find
Dari namanya sudah dapat diterka bahwa perintah ini berfungsi untuk mencari file ataupun
directori.
Pengenalan Linux (Mint)
Modul Praktikum Pengantar Teknologi Informasi 5
Sintaks:
$ find /path [option]
Contoh :
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$ find . te*
.
./terminal
./test
terminal
test
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$
· grep
Perintah ini berguna untuk pencarian data di dalam file, penggunaan grep akan lebih
mengefisienkan waktu daripada harus membaca satu persatu.
Sintaks : $ grep [option] “data” file
Contoh :
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$ grep “ini” test
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$ grep “Ini” test
Ini hanya sebuah test….
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$
Pada baris pertama terlihat bahwa tidak memunculkan hasil apapun karena kata yang dicari
bersifat case sensitive.
· ln
Kegunaan perintah ini adalah untuk membuat link dari satu file/directori ke file/directori
lain.
Sintaks : $ ln -s /path/to/source target
Contoh :
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$ ln -s test uji
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$ ls -l
total 12
-rw-r–r– 1 mardangga root 623 2007-10-16 20:18 terminal
-rw-r–r– 1 mardangga root 623 2007-10-16 20:18 terminal~
-rw-r–r– 1 mardangga root 58 2007-10-16 19:33 test
-rw-r–r– 1 mardangga root 0 2007-10-16 19:32 test~
lrwxrwxrwx 1 mardangga root 4 2007-10-16 20:20 uji -> test
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$
Dari contoh dapat dilihat bahwa file “uji” adalah merupakan link dari file test. Jika kita ingin
mengujinya, kita dapat menggunakan perintah cat.
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$ cat uji
Ini hanya sebuah test….
Hehehe….
Selamat Belajar…..
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$
· locate
Perintah ini digunakan untuk mengetahui dimana letaknya sebuah file atau directori.
Fungsinya kurang lebih sama dengan find, bedanya locate menggunakan sebuah database
yang biasanya terletak di /var/lib/locatedb yang dapat di update menggunakan perintah
updatedb.
Sintaks : $ locate
Pengenalan Linux (Mint)
Modul Praktikum Pengantar Teknologi Informasi 6
Contoh :
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$ locate gamank
/home/mardangga/Documents/gamank
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$
· ls
Perintah ini sama seperti dir pada DOS yanitu berfungsi untuk menampilkan isi dari suatu
direktori beserta atribut-atribut filenya.
Sintaks :
$ ls [option] /direktori
Contoh :
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$ ls /home/mardangga/
Desktop Documents Downloads Music Network Pictures
Projects Templates Videos
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$
Atau jika kita ingin menampilkan dalam mode list, kita dapat menambahkan option [–l].
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$ ls -l /home/mardangga/
total 32
drwxr-xr-x 2 mardangga root 4096 2007-10-16 20:07 Desktop
drwxr-xr-x 2 mardangga root 4096 2007-10-16 20:41 Documents
drwxr-xr-x 2 mardangga root 4096 2007-10-16 08:27 Downloads
drwxr-xr-x 2 mardangga root 4096 2007-10-16 08:27 Music
drwxr-xr-x 3 root root 4096 1970-01-01 08:00 Network
drwxr-xr-x 2 mardangga root 4096 2007-10-16 19:20 Pictures
drwxr-xr-x 2 mardangga root 4096 2007-10-16 08:27 Projects
drwxr-xr-x 2 mardangga root 4096 2007-10-16 08:27 Templates
drwxr-xr-x 2 mardangga root 4096 2007-10-16 08:27 Videos
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$
· mkdir
Perintah mkdir ekivalen dengan md (make directory) pada DOS yang berguna untuk
membuat sebuah direktori.
Sintaks :
$ mkdir
· cd
Perintah cd ekivalen dengan cd (change directory) pada DOS yang berguna untuk berpidah
direktori.
Sintaks :
$ cd
· mv
Perintah ini mirip dengan perintah move pada DOS yang berguna untuk memindahkan file
dari satu direktori ke direktori lainnya, atau juga dapat digunakan sebagai pengganti nama
file (ren/rename pada DOS).
Sintaks :
$ mv file1 file2
· rm dan rmdir
Perintah rm adalah perintah untuk menghapus file. Untuk direktori dapat digunakan
rmdir.
Sintaks :
$ rm
$ rmdir
Pengenalan Linux (Mint)
Modul Praktikum Pengantar Teknologi Informasi 7
· tail
Perintah ini berlawanan dengan perintah cut, tail mendefinisikan sebuah data pada file
menurut barisnya. Sedikit perbedaan adalah pada tail secara default ditampilkan 10 baris
terakhir dari isi file.
Sintaks :
$ tail [option]
Contoh :
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$ tail test
Ini hanya sebuah test….
Hehehe….
Selamat Belajar…..
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$
Bila kita ingin menampilkan hanya 2 baris terakhir gunakan option [-(nilai)].
Misal :
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$ tail -2 test
Hehehe….
Selamat Belajar…..
mardangga@mardangga-desktop:~/Documents$
· mount
Setiap device dalam linux agar dapat diakses harus terlebih dahulu di-mount atau dikaitkan.
Sintaks :
$ mount [option] /dev/ /path/to/mountdir
Contoh :
$ mount /dev/hda1 /mnt/disk
· ps
Perintah ini digunakan untuk melihat setiap proses yang dijalankan di dalam mesin beserta
nomor prosesnya.
Sintaks :
$ ps [option]
· kill
Perintah kill (mematikan) sesuai namanya adalah berfungsi untuk mengirimkan signal ke
suatu proses. Sehingga bisa memerintahkan apakah suatu proses ditunda , dihentikan atau
dilanjutkan. Tetapi paling sering digunakan untuk mematikan proses yang sedang berjalan.
Sintaks :
$ kill
· adduser, passwd dan userdel
Perintah adduser dan userdel adalah file-file untuk administrasi user. adduser
digunakan untuk menambahkan user pada suatu mesin. Kemudian setelah ditambahkan
ditentukan password user yang baru tersebut dengan perintah passwd. Sedangkan
userdel digunakan untuk menghapus user di mesin. Untuk menjalankan perintahperintah
ini diperlukan root priviledge.
Sintaks :
# adduser
# passwd
# userdel [-r]

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s